SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM///— Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang dan diikuti oleh jajaran pegawai Imigrasi, instansi terkait, serta masyarakat umum.

Turut hadir dalam kegiatan ini Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, S.Ag, yang memberikan dukungan langsung serta apresiasi atas terselenggaranya kegiatan donor darah dalam rangka 76 Hari Bakti Imigrasi. Kehadirannya menjadi penyemangat tersendiri bagi para pendonor dan panitia kegiatan.
Hj Dewi sastrani Ratu Dewa S.AG, menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Kota Palembang tergolong sangat tinggi. Dalam satu bulan, Kota Palembang membutuhkan sekitar 7.000 kantong darah, dengan distribusi harian mencapai 200 kantong darah ke seluruh rumah sakit. Namun hingga saat ini, PMI Kota Palembang baru mampu menyediakan sekitar 5.000 kantong darah per bulan, sehingga masih terjadi kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulannya. Kota Palembang telah mendapatkan Sertifikat CPOB (Cara Pengolahan Obat yang Baik). Dari 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, hanya PMI Kota Palembang yang telah memperoleh sertifikat tersebut.
“Alhamdulillah, PMI Kota Palembang telah mendapatkan sertifikat CPOB. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa proses pengolahan darah telah memenuhi standar mutu dan keamanan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Bpk Khairil Mirza menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari semangat 76 Hari Bakti Imigrasi, di mana Imigrasi tidak hanya berfokus pada pelayanan keimigrasian, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan PMI dan berbagai pihak, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.

