SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM//Palembang, 28 Januari 2026 — Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program IKI-JET bagi pekerja dampak sektor pertambangan batu bara, Rabu (28/1/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Pelatihan difokuskan pada bidang yang memiliki peluang kerja luas, yakni Teknisi AC Residential serta Instalasi dan Reparasi Kelistrikan termasuk Sistem Panel Surya Off-Grid untuk Bangunan Sederhana. Kedua program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis yang aplikatif dan dapat langsung diterapkan di lapangan.
Perwakilan Pemerintah Kota Palembang, BPK Ikhsan Tosni, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pekerja sektor pertambangan yang saat ini menghadapi ketidakpastian pekerjaan.
“Melalui pelatihan ini, para pekerja diharapkan memperoleh keterampilan baru sehingga memiliki alternatif pekerjaan yang lebih menjanjikan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Rita Tambunan menjelaskan bahwa Program IKI-JET dilaksanakan melalui kerja sama dengan serikat pekerja dan serikat buruh di Kota Palembang agar pelatihan berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Menurutnya, kebutuhan tenaga teknisi kelistrikan dan teknisi AC saat ini sangat tinggi karena hampir seluruh perusahaan membutuhkan teknisi kelistrikan dan hampir setiap rumah menggunakan AC. Hal tersebut menjadikan peluang kerja di sektor ini lebih terbuka dibandingkan sektor pertambangan batu bara yang kini penuh ketidakpastian.
Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Sumatera Selatan, Banyuasin, dan Sumatera Utara. Setiap kelas dibatasi maksimal 16 peserta dengan pendampingan instruktur profesional. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui UPTD terkait dengan kombinasi pembelajaran teori dan praktik. Di akhir kegiatan, peserta diharapkan memiliki kompetensi, peluang sertifikasi, serta kesempatan kerja atau usaha mandiri demi meningkatkan kesejahteraan di masa depan
Sekretaris Jenderal KSPI, Ramidi, menegaskan bahwa keikutsertaan peserta dalam pelatihan ini merupakan bentuk investasi masa depan. Ia mengingatkan bahwa sektor pertambangan batu bara ke depan akan terus mengalami penurunan, sehingga para pekerja harus siap beralih ke bidang lain yang lebih berkelanjutan.
