Dukung Green Energy, Gubernur Herman Deru Apresiasi SPKLU Center Baru PLN di Demang Lebar Daun

BERITA UTAMA196 Dilihat

 

 

SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM — PALEMBANG — Pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Selatan terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Juli 2026, jumlah mobil listrik di Sumsel tercatat mencapai 2.047 unit, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan Desember 2025 yang sebanyak 849 unit.
Merespons tren positif tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) resmi mengoperasikan SPKLU Center pertama di Sumatera Selatan.

Fasilitas unggulan ini berlokasi di PLN ULP Rivai, kawasan Demang Lebar Daun, Palembang, dan diresmikan pada Jumat (25/9/2026).
Langkah ini dilakukan PLN untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur pengisian daya bagi masyarakat yang kian meningkat.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyampaikan bahwa pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik harus diimbangi dengan kesiapan sarana pendukung yang andal.
“Pertumbuhan kendaraan listrik harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur. Yang kami bangun bukan hanya titik pengisian daya, tetapi juga kepercayaan masyarakat bahwa kendaraan listrik dapat digunakan dengan mudah, nyaman, dan didukung layanan yang andal,” tegas Diksi.

Fasilitas Pengisian Daya Modern dan Terlengkap
SPKLU Center Demang Lebar Daun menghadirkan empat unit pengisian daya baru yang dilengkapi delapan port charger CCS2 fast charging berkapasitas 120 kW. Fasilitas anyar ini melengkapi dua unit fast charging eksisting yang masing-masing berkapasitas 120 kW dan 180 kW.

Dengan hadirnya fasilitas anyar ini, cakupan jaringan layanan PLN UID S2JB kini membentang lebih luas:
* Fasilitas Mobil Listrik: 87 unit pengisi daya tersebar di 69 lokasi SPKLU, ditambah 1 unit SPKLU Mobile.
* Fasilitas Motor Listrik: 40 unit pengisian daya tersebar di 40 titik wilayah kerja PLN UID S2JB.
Diksi menekankan bahwa fokus PLN tidak sekadar menambah kuantitas, tetapi juga menjaga mutu dan aksesibilitas layanan. “Ukuran yang lebih penting adalah seberapa mudah fasilitas itu dijangkau, seberapa andal layanannya, serta seberapa besar manfaat yang dirasakan pelanggan.

Infrastruktur harus tumbuh mendukung mobilitas masyarakat,” tambahnya.
Lonjakan Transaksi dan Pemakaian Energi Listrik
Adopsi kendaraan listrik di masyarakat tecermin langsung dari aktivitas transaksi pengisian daya di SPKLU. Sepanjang tahun 2024, tercatat 1.958 kali transaksi pengisian. Jumlah tersebut naik drastis menjadi 11.726 transaksi pada 2025, dan melonjak hingga 28.176 transaksi per Agustus 2026.
Peningkatan sejalan juga terlihat pada angka konsumsi listrik SPKLU:
* 2024: 44.917 kWh
* 2025: 309.243 kWh
* Agustus 2026: 762.975 kWh
“Angka ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku konsumen sudah terjadi.

PLN harus mengantisipasi pertumbuhan tersebut dengan menghadirkan infrastruktur dan layanan lebih awal,” jelas Diksi.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Testimoni Pengguna
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyambut hangat peresmian SPKLU Center ini. Ia menggarisbawahi pentingnya penguatan sarana pengisian daya demi kenyamanan pengguna Green Energy.
“Green energy menjadi salah satu solusi pengurangan polutan, di antaranya melalui penggunaan kendaraan listrik. Sumatera Selatan sangat menghargai para pengguna kendaraan listrik yang mendukung green energy melalui subsidi pajak,” ujar Herman Deru.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat PLN dalam memperluas jaringan fast charging di Palembang.
Manfaat ekonomis kendaraan listrik turut dirasakan oleh para pengguna, salah satunya Mora. Ia mengaku bisa menghemat pengeluaran bulanan secara signifikan.
“Pakai EV selain lebih green energy tentunya lebih hemat.

Sebelumnya saya menggunakan mobil konvensional dan menghabiskan sekitar Rp5 juta per bulan untuk BBM. Sekarang dengan plug-in hybrid EV, biayanya hanya sekitar Rp1,2 juta per bulan,” tutur Mora.
Mora menambahkan, SPKLU Center Demang Lebar Daun menjadi pilihan utamanya karena tak hanya cepat dalam pengisian daya (fast charging CCS2), tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung yang nyaman seperti lounge dan musala.

By : *Ida Yati*