SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM.//Muara Enim – Warga Desa Sukamerindu, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, digegerkan dengan unggahan perangkat kepala desa di media sosial yang menampilkan sejumlah uang diduga berasal dari dana desa. Unggahan tersebut dilakukan oleh Kadus III, Kadus V, dan salah satu anggota BPD melalui akun Facebook pribadinya.
Aksi pamer uang publik itu menuai kritik tajam dari masyarakat. Warga menilai perbuatan tersebut tidak pantas, tidak profesional, dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
“Kita tidak tahu apa maksud perangkat desa memamerkan dana desa di media sosial, dan mengapa kepala desa membiarkan hal itu terjadi. Yang jelas, tindakan tersebut mencoreng citra desa,” ujar Kenedi, tokoh masyarakat Sukamerindu.
Desakan Warga
Warga mendesak pemerintah desa segera bersikap tegas. Mereka menuntut adanya penjelasan resmi sekaligus sanksi bagi pihak yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami berharap kepala desa memberikan klarifikasi dan menjatuhkan sanksi yang tepat. Dana desa adalah milik masyarakat, bukan untuk dipamerkan,” tegas Rohim, tokoh masyarakat lainnya.
Menanti Tindakan Resmi
Hingga kini, kepala desa belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut. Masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah desa maupun pihak kecamatan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

