SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM//Palembang, 18 November 2025 Kedai Kopi Bunda Totok Irawan terus menjadi magnet spiritual bagi masyarakat Palembang dan sekitarnya. Tempat sederhana ini bukan hanya dikenal karena racikan kopinya, tetapi karena kerap menjadi ruang berkumpulnya ulama, dzurriyat, serta para mursyid thariqah yang memberikan keteduhan bagi jama’ah.
Di antara tokoh yang hadir, tampak Syekh Muda Jauhari, Syekh Muda Juned Al-Baghdadi (Ust. Yayan), Syekh Muda Ahmad Fauzi, serta para zuriyat Kiai Marogan yang memiliki nasab bersambung hingga Syarif Hidayatullah dan Baginda Nabi Muhammad SAW. Hadir pula Syekh Muda Aminsyah/ Abdul Rahman, sosok yang dikenal sebagai penjaga sanad dan pengayom jama’ah.
Kedai ini turut diramaikan oleh kehadiran Syekh Muda Chandra, KH. Totok Irawan, Tuan Syekh Daeng Maparuka, serta para tuan dan puan lainnya yang selalu membawa suasana keilmuan yang hangat. Menambah kemuliaan majelis, hadir pula Tuan Syekh Muhammad Saripudin, seorang tokoh yang disegani karena kedalaman ilmu dan keteladanannya dalam membimbing umat.
Di tengah keberkahan itu, hadir pula Guru Besar Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah (TQNAJ), Buya Dr. Muhammad Syekh Nur Ali Al-Kholidi, penerus silsilah mursyid ke-36. Buya Dr. Ali selalu mengingatkan bahwa keberhasilan majelis, tumbuhnya jama’ah, serta suasana penuh rahmat ini adalah berkat jasa para mursyid terdahulu dan semata-mata ridha Allah SWT.
Kini, Kedai Kopi Bunda Totok Irawan bukan hanya destinasi minum kopi, tetapi telah menjelma menjadi ruang spiritual publik tempat masyarakat dapat dekat dengan para wali Allah, berdialog dengan ulama, dan merasakan ketenangan dalam suasana yang sederhana namun penuh keberkahan.

