Resmi Dilantik, Hj. Zaitun, S.H., M.Kn. Gantikan Dr. Hj. R.A. Anita Noeringhati , S.H., M.H. menjadi Pimpin KPPI Sumsel Periode 2026-2031

BERITA UTAMA91 Dilihat

PALEMBANG,///SIBAYGROUPKOMUNIKA.COM///Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026-2031 berlangsung sukses, Jumat (30/10/2026) sore, di Gedung Parameswara Kantor Walikota Palembang.

Dalam musda tersebut, estafet kepemimpinan resmi berganti. Ketua lama KPPI Sumsel *Hj. RA Anita Noeringhati* digantikan oleh Ketua baru terpilih *Hj. Zaitun, S.H., M.Kn.* Periode 2026-2031.

Pelantikan dihadiri perwakilan *16 partai politik* se-Sumsel, perwakilan fraksi DPRD Sumsel, tokoh perempuan politik, serta pejabat terkait lainnya. Kehadiran lintas partai ini menegaskan KPPI sebagai rumah besar perempuan politik.

> “Alhamdulillah sore ini telah terlaksana Musda dan pelantikan untuk KPPI Sumatera Selatan. KPPI ini terdiri dari seluruh partai politik, tokoh-tokoh perempuan politik yang ada di Sumsel. Ini merupakan rumahnya, wadahnya,” ujar Hj. Zaitun usai dilantik.

Ia menegaskan KPPI bukan sekadar nama, namun harus hadir nyata memperjuangkan perempuan.

“Selama ini kadang mungkin terkesan hanya nama saja, tapi kami harapkan ke depannya kehadiran perempuan benar-benar bisa memperjuangkan perempuan. Perempuan bukan hanya untuk perempuan sendiri, namun bisa membawa perubahan dan kemajuan untuk Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tegasnya.

*Dikirim 5 Utusan Per Fraksi*

Panitia menjelaskan, sebelum Musda, KPPI telah bersurat kepada seluruh fraksi yang ada di DPRD Sumsel untuk mengirimkan 5 utusan kader perempuan terbaik dari masing-masing partai untuk bergabung dalam kepengurusan KPPI.

“Total yang hadir hari ini dari 16 partai politik,” ungkap bu Zaitun.

*Visi dan Misi KPPI*

*Visi:* Menjadi pelopor gerakan perempuan politik untuk mendorong terpenuhinya hak-hak politik perempuan menuju masyarakat yang berkeadilan gender.

Misi KPPI :
1. Melakukan edukasi dan pendidikan politik bagi perempuan.
2. Mendorong keterwakilan perempuan minimal 30% di parlemen.
3. Membangun jejaring, sinergitas dan solidaritas perempuan lintas partai.
4. Melakukan advokasi kebijakan publik yang responsif gender.

*Harapan ke Depan & Bekal Kongres*

KPPI Sumsel ke depan diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perempuan politik. Hal ini sejalan dengan bekal yang didapat saat orientasi di Jakarta selama 3 hari dengan narasumber nasional.

“Di Jakarta kemarin kami dibekali banyak sekali ilmu. Narasumbernya tidak kaleng-kaleng, ada Uni Lubis dari IDN Times, ada Ibu Luluk mantan DPR RI, ada dari Kemendagri dan lainnya. Ke depan acara seperti itu harus dilanjutkan untuk membuka wawasan,” kata Hj. Zaitun ,S.H., M.Kn.

Ia juga mengapresiasi kehadiran tokoh inspiratif perempuan Sumsel yang hadir di tengah kesibukan.

“Alhamdulillah Sumsel tidak kekurangan tokoh wanita inspiratif. Contohnya ketua lama kita Hj. Anita yang kiprahnya tidak diragukan lagi. Dan hari ini hadir langsung Ibu Kartika Sandra Desi yang sekarang duduk di Komisi XIII DPR RI, menyempatkan hadir di Musda dan pelantikan. Beliau tokoh aspirasi kami,” pungkasnya.

Musda ditutup dengan komitmen bahwa KPPI Sumsel akan mempersiapkan diri menuju Kongres KPPI Nasional pada bulan November mendatang di Jakarta, serta terus menjadi wadah perjuangan politik perempuan di Bumi Sriwijaya.

*Penulis: Ida Yati*